Komik Singkat Oblivion
------------------------------
Shanaz
April 23, 2013
New Google SEO
Bandung, Indonesia
------------------------------
Oblivion
----------Sebuah kata yang bila diterjemahkan berarti pelupaan atau sengaja dibuat lupa yang setidaknya juga mengartikan konsep terbuatnya Oblivion ini. Konsep film ini diawali dengan sang sutradara Joseph Kosinski, Arvid Nelson dan Andree Wallin membuat komik singkat mengenai Oblivion untuk presentasi pada calon pembeli dengan tujuan dibuatkan versi novel bergambarnya. Konsep tersebut dibagikan gratis di San Diego Comic Con pada tahun 2010. Pada akhirnya, perusahaan Radical Publishing memiliki rencana untuk mempublikasikan versi novel bergambar tersebut pada tahun 2012. Sayangnya rencana tersebut gagal karena sudah keburu dibuatkan film layar lebarnya dengan hak edar yang dipegang oleh Universal Pictures. Jadinya novel bergambar yang mengalami pelupaan.
Tahun 2077 keadaan bumi hancur berantakan dan tidak ada kehidupan manusia sama sekali karena sudah mengungsi ke planet Titan. Semuanya ini disebabkan oleh serangan Alien atau maklhuk asing. Perang dimenangkan oleh manusia walaupun demikian harus ditinggalkan menuju Titan. Yang tinggal di bumi adalah makhluk-makhluk pemakan bangkai yang merupakan musuh manusia.
Jack Harper (Tom Cruise) mendapat tugas bersama dengan Vika (Andrea Riseborough) di bumi. Jack adalah seorang teknisi yang bertugas untuk memperbaiki robot-robot penjaga yang rusak sedangkan Vika bertugas sebagai petugas monitor dan sekaligus kekasihnya. Mereka dikirim oleh Sally (Melissa Leo) yang tinggal di Tet yang bermarkas di ruang angkasa. Sally inilah yang mengontrol dan memberikan tugas serta memberikan perintah kepada mereka. Sally bertanggung jawab dan mengontrol Robot-robot penjaga untuk melindungi tambang air laut yang disedot dan dikirim ke Tet sebagai sumber energy.
Jack sedikit bingung dengan bayangan-bayangan dirinya di masa lalu yang berbeda dengan masa kini. Hal tersebut semakin diyakinkan oleh kedatangan Julia (Olga Kurylenko) yang diselamatkan olehnya dari tindakan robot-robot penjaga. Julia tertidur dalam pesawat ruang angkasa puluhan tahun yang akhirnya terjatuh ke bumi. Julia ternyata adalah orang yang sering terlihat dalam ingatan memori Jack. Vika tidak setuju dengan tindakan Jack itu karena tinggal beberapa hari lagi tugas mereka di bumi selesai dan kembali ke Titan. Perselisihan dan kecemburuan terjadi diantara mereka.
Jack dan Julia tertangkap makhluk pemakan bangkai yang akhirnya membuka jati dirinya bahwa mereka adalah manusia juga dan bukan monster seperti yang diperkirakan sebelumnya. Beech (Morgan Freeman) adalah pemimpin yang mengumpulkan sisa-sisa manusia yang selamat dari tragedi sebelumnya. Dia percaya bahwa Jack adalah orang yang bisa membantu mereka melawan Alien sebenarnya, yang mana selama ini justru dibantu oleh Jack. Beech memberitahu Jack bahwa Tet adalah markas Alien dan tidak ada manusia di Titan.
Namun Beech membiarkan Jack mencari informasi tentang kebenaran itu. Akhirnya diketahui pula bahwa sebelumnya, dirinya adalah komandan pesawat ruang angkasa NASA yang dikirim untuk menyelidiki benda asing. Vika adalah rekan kerjanya dan Julia adalah istrinya yang ikut dalam misi tersebut. Jack dan Vika sedang bertugas saat memasuki Tet sedangkan Julia dan yang lain sedang tidur. Pada saat kritis menghadapi bahaya maka orang-orang yang sedang tidur dikirim kembali ke bumi. Jack dan Vika tertangkap atau terbunuh oleh Alien.
Alien mengkloning Jack dan Vika serta menghapus ingatan mereka dan justru memasukkan ideologi untuk membunuh manusia yang disebutnya sebagai makhluk pemakan bangkai. Jack sadar bahwa selama ini yang dimusuhi adalah manusia dan Alien sebenarnya adalah Sally yang berada di Tet. Untuk itu atas rencana Beech, Jack memperbaiki salah satu robot penjaga yang rusak dan menjadikannya bom untuk dikirim ke Tet. Sayangnya pada saat hendak keluar dari persembunyiannya mereka di serang oleh robot-robot suruhan Sally sehingga usaha itu gagal.
Jack memutuskan untuk menyerahkan diri ke Sally dengan membawa Julia karena Sally sangat menginginkan Julia agar bisa dikloning sebagai pasangan Jack yang baru. Dia berhasil memasuki Tet dan yang dibawa adalah Beech bukan Julia. Akhirnya mereka berdua mengorbankan diri dengan mengebom dan menghancurkan Tet.
Sebuah film fiksi dan futuristik tentang Alientetapi tidak pernah tampak sosoknya sama sekali. Sayangnya tidak dijelaskan bagaimana kisah Sally yang pada awalnya merupakan pimpinan Jack di NASA bisa berubah menjadi Alien. Selanjutnya, Julia yang tiba-tiba mempunyai anak padahal tidak pernah digambarkan berhubungan badan dengan Jack. Penulis yakin hal tersebut bukan karena gunting sensor sebab keintiman Jack dan Vika digambarkan cukup jelas dalam film. Jack dan kloningnya ikut terbunuh dalam ledakan di Tet namun kenyataannya hidup kembali diakhir film. Hal ini membuat ceritanya sedikit dipaksakan. Usaha Jack yang mencari Julia di gubuk desa selama 3 tahun cukup membingungkan mengingat Jack sendiri yang meletakkan Julia disana dan sudah hapal tempat tersebut.
Tom Cruise bermain cukup bagus dan menghayati setiap peran yang dilakukannya. Tak perlu diragukan lagi akan kualitas permainannya. Olga Kurylenko bermain biasa saja, tidak jelek dan juga tidak bagus karena sesi yang dimainkannya tidak banyak. Andrea Riseborough bermain cukup bagus dengan menampilkan sosok yang sedikit kaku dan tanpa perasaan.
Pemandangan alam yang cukup menarik ditampilkan mulai dari kondisi tanah yang gersang, kondisi berair, kondisi bersalju dan kondisi alam yang hijau dengan pohon-pohonnya. Walaupun durasi film cukup panjang yaitu 2 jam namun tidak membuat bosan mata memandang apalagi gambar-gambarnya terlihat jernih dan terang yang menunjukkan kualitas kamera pengambil gambar sangat mumpuni.
Shanaz April 23, 2013 New Google SEO Bandung, Indonesia
GI Joe 2 (Retaliation) 3D
--------------------------------
Film ini merupakan seri kedua dari serial GI Joe yang pertama kali di rilis pada tahun 2009 dengan judul The Rise of Cobra. Sebuah serial yang diangkat dari cerita komik produksi Marvel. Karakter Gi Joe sendiri sebenarnya merupakan mainan action figure yang diproduksi oleh perusahaan Hasbro yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1964. Film ini disutradarai oleh Jon M. Chu yang masih jarang terdengar namanya dan tidak banyak yang dihasilkannya. Film ini dilarang main di Pakistan karena dianggap memberi stigma negative terhadap Negara Pakistan.
Duke (Channing Tatum) dan Roadblock (Dwayne Johnson) serta pasukannya bertugas di Pakistan untuk mencuri nuklir. Misi mereka berhasil dengan sukses. Pada saat hendak dijemput pulang oleh pusat, pesawat yang ditunggu-tunggu justru menembak dan membunuh mereka. Alhasil semua pasukan tewas termasuk Duke dan hanya 3 orang yang berhasil selamat karena sembunyi disebuah sumur. Mereka yang selamat adalah Roadblock, Flint (D.J. Cotrona) dan Jaye (Adrianne Palicki). Channing Tatum hanya bermain sebentar saja di awal-awal film karena perannya hanya sedikit saja. Berbeda pada seri pertama sebelumnya yang menjadi tokoh utamanya.
Mereka sadar dan menyelidiki bahwa ada pengkhianat atas musibah ini dan tebakan mereka adalah sang Presiden Amerika Serikat sendiri. Mengingat hanya dialah yang mempunyai otoritas tertinggi untuk memerintahkan pembasmian GI Joe. Untuk memastikannya mereka berusaha mencari bukti dari rambutnya untuk dicek DNA. Usaha mereka didukung oleh pensiunan Jenderal Colton (Bruce Willis) yang merasa tidak setuju bila GI Joe bubar dan bahkan disudutkan sebagai pembangkang.
Storm Shadow (Byung Hun Lee) membebaskan Cobra yang diawetkan dalam suatu penjara khusus. Storm Shadow bertarung melawan Snake Eyes dan Jinx yang merupakan musuh bebuyutannya. Akhirnya terkuak kisah masa lalu Storm yang sebenarnya. Ternyata yang membunuh guru besarnya adalah Zartan dan bukan Storm seperti yang dituduhkan selama ini. Zartan sengaja melakukan hal itu untuk menjebak Storm dan menjadikannya sebagai pengikutnya. Storm sadar dan mau bekerja sama dengan Snake Eyes dan Jinx untuk membalas dendam kepada Zartan.
Rupa-rupanya Presiden Amerika itu adalah palsu dan merupakan penyamaran dari Zartan (Arnold Vosloo) yang merupakan kaki tangan Cobra. Sedangkan Presiden asli di sandera oleh kelompok Cobra. Presiden palsu mengumpulkan delapan negara pemilik nuklir dan mengadu dombanya bahkan sempat meluncurkan bom nuklir untuk saling menyerang antar negara walaupun sempat dibatalkan. Tujuan sebenarnya adalah Cobra ingin menguasai dunia dengan hanya satu-satunya yang memiliki bom nuklir. Delapan Negara tersebut kini sudah tidak memiliki nuklir lagi karena sudah diledakkan sendiri.
Pertarungan akhir antara GI Joe dan Cobra untuk memperebutkan tas koper berisi kunci peledak nuklir. Pertarungan dan tembak-menembak serta adu pedang terjadi antar dua kelompok dengan hingar bingar. Dan bisa ditebak bahwa kemenangan ada pada pihak GI Joe, namun sayangnya Cobra bisa lolos. Jadi bisa ditebak kemungkinan besar ada seri ketiga yang akan dibuat.
Dwayne Johnson bermain biasa saja dan memang tidak aneh karena yang diutamakan adalah tubuhnya yang kekar dan pertarungannya. Adrianne Palicki bermain juga biasa karena yang diunggulkan adalah kecantikan wajahnya. Bruce Willis bermain standard karena tidak banyak adegan yang dimainkannya.
Sebenarnya film ini sudah direncanakan beredar pada bulan Juni 2012 namun ditunda menjadi bulan Maret 2013. Hal ini karena banyak kekurangan yang ada sehingga perlu dilakukan penambahan dan perbaikan untuk adegan 3 Dimensi sehingga terlihat baik. Perlu diketahui bahwa tidak semua adegan mempunyai efek 3 Dimensi yang dapat dirasaka oleh mata penonton. Cara gampangnya untuk membedakannya adalah bila kaca mata dilepas dan gambar terlihat kabur maka adegan tersebut berefek 3 Dimensi namun bila gambar tetap terang maka adegan tersebut tidak berefek 3 Dimensi.
Yang menarik adalah adegan pertarungan di lereng gunung yang menggunakan tali temali. Selain itu adegan perkelahiannya monoton dan biasa saja. Bila diperlihatkan berbagai macam senjata modern namun sebenarnya ini merupakan suatu kemunduran dibandingkan seri pertama. Pada film ini senjata masih menggunakan peluru dengan percikan api manual. Pada seri pertama senjata sudah menggunakan model laser sinar biru tanpa percikan api. Adegan perkelahian dengan ilmu bela diri yang ditampilkan biasa saja dan tidak ada hal yang baru.
Cara berpakaian Gi Joe tidak menunjukkan kemodernan karena tampil seperti tentara biasa dengan seragam loreng. Berbeda pada seri pertama yang tampil modern dan lebih futuristik. Cerita yang ditampilkan oleh penulisnya biasa saja dan tidak ada konflik yang berarti. Alur cerita mudah ditebak dan terlalu sederhana. Film ini bolehlah dilihat sekedar sebagai tontonan yang menghibur walaupun masih kurang dibandingkan seri pertamanya.
Novel Argo (The Master of Disguise)
---------------------------------------------
Shanaz Maret 31, 2013 New Google SEO Bandung, Indonesia
---------------------------------------------
Shanaz Maret 31, 2013 New Google SEO Bandung, Indonesia
Argo
------Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata mengenai pembebasan enam orang diplomat Amerika yang berada di Iran pada masa krisis penyanderaan tahun 1979. Cerita dibuat berdasarkan keterangan seorang agen CIA bernama Antonio J. Mendez dalam buku The Master of Disguise dan artikel di majalah The Wired yang berjudul The Great Escapekarya Joshuah Bearman. Argo diproduseri oleh George Clooney dan Ben Affleck yang sekaligus disutradarai sendiri oleh Ben Affleck.
Prestasi yang diraih oleh film ini antara lain meraih tiga piala Oscar dalam ajang Academy Awards, dua piala dalam penghargaan Golden Globes dan tiga piala Bafta Film Awards. Jangan kaget, tidak hanya itu saja yang berhasil ditorehkan, Argo meraih penghargaan setidaknya sampai saat ini yaitu 61 nominasi dan 57 penghargaan dari berbagai ajang festival.
Kisah dimulai dari penyerbuan kaum demonstran terhadap kedutaan besar Amerika di kota Teheran Iran. Mereka berhasil memasuki gedung kedutaan dan menyandera seluruh warga negara Amerika yang sedang berada disana termasuk juga para pegawai dan diplomat dengan jumlah kurang lebih 50 orang. Namun ada enam orang diplomat yang berhasil meloloskan diri dan bersembunyi di rumah duta besar Kanada.
Tony Mendez (Ben Affleck) seorang agen CIA mendapat tugas untuk menyelamatkan enam orang diplomat Amerika agar bisa keluar dari Iran. Kendala yang ada yaitu mereka tetap diburu oleh tentara revolusioner, rasa benci terhadap orang Amerika dan penjagaan yang ketat di bandara. Tony mempunyai ide menyelamatkan mereka tanpa menggunakan kekerasan karena berprinsip menjadi seorang hero tidak harus dengan berperang. Untuk itu dia mengusulkan untuk menyamar dan berpura-pura membuat sebuah film berjudul Argo yang akan melakukan syuting di Iran. Tentu saja paspor yang dipakai adalah Kanada dan bukan Amerika.
Ben Affleck bermain bagus dengan pembawaannya yang kalem dan tenang mewakili seorang agen rahasia CIA yang tidak mengandalkan pistol atau bom. Dandanan wajahnya dipoles dengan mode jaman jadul yaitu berkumis dan brewokan serta rambut agak gondrong serasa pas sekali. Dia mampu melakukan dialog-dialog yang cukup panjang dan serasa terlibat langsung. Tak heran bila dia mampu meraih berbagai penghargaan dalam film ini.
Enam buah paspor Kanada dengan nama palsu sudah dipersiapkan untuk masing-masing diplomat dengan perannya sendiri-sendiri. Mereka bermain bagus dengan suasana penuh tekanan dan ketakutan namun tidak klise seperti film pada umumnya. Sebagian orang ada yang tidak percaya kepada ajakan Tony Mendez namun berkat penjelasan yang mengena di hati, akhirnya percaya juga.
Sehari menjelang hari ’H’ merupakan hari yang paling mengecewakan karena misi Tony Mendez dibatalkan oleh atasannya di Amerika. Sang atasan menganggap bila mereka tertangkap bersama agen CIA saat melarikan diri maka nama Amerika akan tercemar. Tapi bila mereka mati dibunuh di rumah duta besar Kanada maka seluruh dunia akan bersimpati kepada Amerika. Ada pertentangan batin menyelimuti hati dan perasaan Tony Mendez. Rasa bertanggung jawab dan sudah kepalang basah dirasakannya sehingga memutuskan untuk tetap melanjutkan misi penyelamatan tersebut.
Saat berada di bandara terjadi kendala, yang pertama adalah tiket yang belum terdaftar pada komputer reservasi. Yang kedua adalah formulir imigrasi tidak ada karena mereka memang tidak pernah datang melalui imigrasi tersebut. Yang ketiga adalah kecurigaan dari tentara revolusioner yang menjaga bandara. Semuanya itu dapat dilewati oleh mereka dengan hati yang berdebar-debar. Pesawat pun terbang tinggi membawa mereka walaupun sempat dikejar oleh mobil-mobil tentara revolusioner landasan pacu bandara. Sebuah kemenangan tanpa harus membunuh lawan.
Keenam pemain yang memerankan diplomat dipilih karena wajahnya mirip sekali dengan diplomat aslinya. Pada akhir film ini ditampilkan foto-foto asli dari keenam diplomat tersebut. Krisis penyanderaan di iran berakhir pada 20 Januari 1981. Semua sandera yang ditahan oleh tentara revolusioner Iran dibebaskan setelah selama 444 hari mendekam dalam tahanan.
Pada sesi Tony Mendez mendapat tugas sampai berangkat ke Iran cukup membosankan bagi yang tidak suka drama karena banyak dialog yang terjadi namun belum menuju intisarinya. Namun bagi pecinta drama, film ini layak ditonton karena menunjukkan kelasnya.
Shanaz Maret 28, 2013 New Google SEO Bandung, Indonesia
Fire with Fire
-----------------
Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris yang cukup punya nama misalnya Bruce Willis, Josh Duhamel dan Rosario Dawson serta penyanyi rap 50 cent sebagai cameo namun sayangnya kurang digarap dengan bagus dan mungkin cocoknya hanya sebagai film lepas untuk konsumsi TV. Mungkin hal tersebut merupakan penyebabnya sehingga bioskop 21 tidak menayangkan film ini dan hanya Blitzmegaplex yang memutarnya.
Jeremy Colemen (Josh Duhamel) adalah seorang yang bekerja sebagai pemadam kebakaran di kota Long Beach , California . Sepulang dari kerja mampir ke toko langganannya untuk membeli beberapa keperluannya. Berada di tempat yang salah dan waktu yang salah, itulah yang sedang terjadi padanya. Tiba-tiba masuk kedalam toko seseorang bernama Hagan (Vincent D’Onofrio) dan kelompoknya. Mereka ingin merebut toko tersebut dan memaksa untuk menjualnya. Namun tak disangka Hagan malah membunuh pemilik toko dan anaknya. Jeremy yang juga ditodong oleh pistol dan akan dibunuh juga karena mengetahui aksi mereka, berhasil meloloskan diri.
Mike Cella (Bruce Willis) adalah polisi yang menangani kasus tersebut dan ada dendam pribadi terhadap Hagan. Rekan kerjanya dan istrinya dibunuh juga oleh Hagan yang merupakan kepala geng Aryan tanpa bisa menangkapnya karena tidak ada bukti dan saksi. Bruce Willis bermain biasa saja dan tidak istimewa karena sutradaranya kurang menggarapnya dengan baik. Skenario ceritanya juga lemah sehingga seorang bintang besarpun tidak bisa menunjukkan kelasnya. Seharusnya karakter Bruce Willis ditambah dengan menunjukkan upaya-upayanya dalam memerangi Hagan sehingga dendam dan emosinya bisa tampil.
Cela memasukkan Jeremy dalam program perlindungan saksi yaitu memindahkannya ke kota New Orleans , Los Angeles dengan memakai identitas baru dan alamat rumah baru. Salah satu polisi pelindungnya adalah Talia (Rosario Dawson). Rupa-rupanya dia dan Jeremy menjalin hubungan kasih. Kelemahan film ini adalah tidak ditunjukkan apakah mereka berpacaran sebelum peristiwa itu terjadi atau setelah ikut dalam program perlindungan saksi. Jadi gregetnya kurang untuk menunjukkan keintiman hubungan mereka.
Hagan mengirim anak buahnya untuk memburu Jeremy dan Talia. Penampilan Hagan kurang garang dan kurang seram seolah-olah sebagai pekerja kantoran saja dan bukan kepala geng Aryan. Walaupun di awal ditampilkan karakter Talia yang kuat dan maniri layaknya seorang polisi tetapi selanjutnya tidak demikian. Cara berkelahinya kurang bisa dan cenderung cengeng di akhir film. Talia disandera oleh Hagan di suatu tempat. Jeremy berusaha menyelamatkannya seorang diri. Dia melaburkan cairan bensin pada lorong pabrik dan jalanan anak tangga sebelum mereka datang. Kelemahannya adalah pada saat mereka datang dan melewati lorong serta anak tangga tidak tahu dan tidak tercium bau bensin atau basahnya tempat tersebut.
Josh Duhamel bermain biasa saja dan tidak seheboh pada saat dirinya bermain dalam film Transformer. Spesial efek kebakarannya juga ditampilkan biasa saja terutama saat di dalam ruangan, suatu saat yang terlihat terbakar hanyalah sebagian kecil saja. Demikian juga Josh yang tiba-tiba sudah memakai pakaian seragam pemadam kebakaran plus helmnya. Entah dapat dari mana asalnya, sesuatu yang janggal. Ditambah lagi kapak yang ada dipinggang, pada adegan tertentu terlihat namun pada adegan lain tidak tampak walaupun saling berkelahi namun tiba-tiba digunakan untuk membunuh. Di akhir cerita juga tiba-tiba ada mobil pemadam kebakaran yang sudah ada di depan pabrik, cepat sekali datangnya.
Jack The Giant Slayer
------------------------------
Film ini diadaptasi dari cerita dongeng rakyat Inggris yang berjudul Jack The Giant Killer walaupun isi ceritanya tidak sama persis. Sang penulis skenario yaitu Darren Lemke menggagasnya sejak tahun 2005 dan baru tahun ini terealisasi dihadapan penonton dan disutradarai oleh Bryan Singer.
Alur cerita film ini mengalir dengan baik. Pada awalnya saat Jack masih berusia anak-anak selalu mendapat dongeng sebelum tidur dari ayahnya tentang pertarungan manusia dan raksasa. Demikian juga hal yang sama dialami oleh Isabelle yang menjelang tidur mendapat dongeng dari Ibunya. Perbedaannya adalah Jack berasal dari keluarga petani miskin sedangkan Isabelle berasal dari keluarga kerajaan. Tampilan gambar saling bergantian antara Jack dan Isabelle yang menunjukkan awal keterkaitan di antara mereka oleh sang sutradara.
Saat dewasa, Jack (Nicholas Hoult) bertemu dengan Isabelle (Eleanor Tomlinson) secara tidak sengaja di sebuah pertunjukkan teater. Demikian juga pertemuan kedua di rumah Jack yang terjadi secara tidak sengaja. Hal ini menunjukkan upaya sutradara untuk mempermudah cerita dan pemahaman penonton bahwa keduanya adalah lakon utama. Namun sayangnya ayah dari Jack dan Ibu dari Isabelle yang ditampilkan diawal tidak ditampilkan lagi dan seolah-olah tidak berguna bagi sang sutradara.
Jack pergi ke ibukota untuk menjual kuda dan kereta milik pamannya. Jack bertemu dengan seorang pastor yang mencuri beberapa biji kacang dari Istana. Pastor itu mengharapkan Jack untuk mengantar biji kacang ke sebuah gereja sehingga dibuatlah sistem barter. Apabila Jack berhasil memberikan biji kacang tersebut ke tujuannya maka pihak gereja akan memberikan uang untuk penggantinya sekaligus membayar kudanya.
Namun Jack tidak pergi ke gereja yang diminta melainkan pulang ke rumah dan menceritakan hal itu kepada pamannya. Tentu saja pamannya marah dan melempar biji kacang-biji kacang tersebut dan ada satu yang terkena tanah dan air sehingga tumbuh menjadi pohon raksasa yang menjalar ke atas sampai ke langit. Isabelle yang kebetulan berada dirumah itu ikut terangkat ke atas.
Raja mengirim Elmont (Ewan McGregor) dan pasukannya untuk menyelamatkan putrinya dan Jack juga ikut serta dengan menaiki pohon itu sampai ke langit. Tak lupa ada pengkhianat yaitu Roderick (Stanley Tucci) yang merupakan calon tunangan Isabelle. Dia menguasai mahkota penakluk raksasa dan ingin menjadikan raksasa sebagai pasukannya untuk menguasai kerajaan-kerajaan di bumi. Padahal raksasa sendiripun tanpa perintah Roderickpun sudah membenci manusia.
Roderick berhasil dikalahkan. Jack dan Isabelle berhasil kembali ke bumi tetapi mahkota dan biji kacang-biji kacang berhasil dikuasai oleh raksasa. Merekapun menebarkan biji kacang untuk menyusul Jack dan Isabelle ke bumi. Cukup aneh juga kalau biji kacang saat ini tumbuh dari langit menuju ke bumi berbeda dengan sebelumnya yang tumbuh di bumi dan menuju langit.
Terjadi pertarungan antara raksasa dan manusia di bumi dengan target utama adalah sang puteri Isabelle. Jack tentu saja tidak tinggal diam dan perlawanannya berhasil mengalahkan raksasa. Dengan mahkota penakluk raksasa di kepalanya maka mereka menyuruh raksasa-raksasa lainnya untuk kembali ke tempat asalnya. Selesai ? sepertinya masih ada seri kelanjutannya karena digambarkan suasana modern dengan gedung-gedung bertingkat dan mahkota penakluk raksasa sudah berubah bentuk mengikuti mode dan berada di sebuah museum.
Penulis menemukan beberapa kekurangan yaitu besarnya biji kacang masih terlihat besar di tangan raksasa seharusnya terlihat kecil sekali. Coba bayangkan, tubuh manusia saja bisa digenggam dengan tangannya berarti ukuran tangan raksasa identik dengan tubuh manusia. Tentu saja ukuran biji kacang seharusnya kecil sekali di tangan raksasa. Kemudian, raksasa yang dapat masuk dan mengejar Jack pada lorong-lorong Istana. Seharusnya raksasa tidak bisa masuk karena atap-atap istana terlalu pendek untuk ukuran tinggi dari raksasa.
Spesial efeknya cukup bagus secara keseluruhan namun akting bintang-bintangnya biasa-biasa saja. Peran Nicholas Hoult sebagai Jack tidak sesuai dalam karakternya karena wajahnya terlihat bloon dan kurang mendukung sosok tersebut. Peran Eleanor Tomlinson kurang bagus dan untungnya sedikit terbantu oleh kecantikannya.
Shanaz
Maret 04, 2013
New Google SEO
Bandung, Indonesia























