--------------------------------------
Apakah kera sama dengan manusia ? Sebuah pertanyaan yang mudah dijawab oleh siapapun namun perlu direnungkan apabila pertanyaannya dibalik menjadi Apakah manusia sama dengan kera ? Film ini akan sedikit membuka mata hati kita bahwa kadang-kadang sifat manusia bisa menjadi liar sama dengan kera. Demikian juga sebaliknya, masih ada kera yang baik dan bijaksana seperti sifat manusia.
Film ini merupakan seri kedua dari Planet of the Apes versi Caesar. Seri pertamanya sudah dirilis pada tahun 2011 dengan judul Rise of the Planet of the Apes. Sebenarnya sudah banyak yang dirilis sebelumnya namun dengan tema yang berbeda. Misalnya saja pada tahun 1968 dengan bintangnya Charlton Heston dan tahun 1970 dengan pemeran James Franciscus serta tahun 2001 dengan aktornya Mark Wahlberg.
Manusia di bumi mengalami kepunahan akibat adanya virus Simian yang menyebar sebagai akibat percobaan laboratorium sebuah perusahaan bernama GenSys. Beberapa manusia yang bertahan hidup berkumpul dan bersatu membentuk komunitas dalam menghadapi bencana itu. Komunitas itu dipimpin oleh Dreyfus yang berusaha melakukan kontak dengan dunia luar melalui siaran radio.
Masalah yang dihadapi oleh komunitas itu adalah terbatasnya pasokan listrik dan hanya tersisa untuk beberapa hari lagi. Untuk itu dikirimlah beberapa orang yang dipimpin oleh Malcolm (Jason Clarke) untuk mencari sebuah bendungan yang terletak di hutan. Konon sebelumnya bendungan itu digunakan sebagai sumber tenaga listrik olehpenduduk sekitarnya namun karena tidak terurus maka menjadi rusak.
Dalam perjalanan kelompok itu di hutan tiba-tiba salah satu anggota kelompok yang bernama Carver bertemu dengan dua ekor kera. Sayangnya Carver panik dan menembak salah satu kera sehingga membuat kawanan kera lainnya pada datang termasuk Caesar sang pemimpin kera. Nyaris terjadi perkelahian antara manusia dan kera namun untunglah Malcolm mampu meyakinkan Caesar bahwa kedatangannya bukan untuk berperang sehingga berhasil kembali pulang.
Dreyfus seolah-olah tidak percaya mendapat laporan dari Malcolm bahwa dia bertemu dengan kera yang berjalan seperti manusia dan dapat bicara. Dreyfus tetap memaksa Malcolm untuk mendapatkan bendungan itu walaupun harus mengorbankan kera-kera itu. Malcolm meminta waktu beberapa hari untuk menghindarkan dari cara kekerasan atau perang. Dia menemui Caesar dan menceritakan akan tujuannya memperbaiki bendungan agar dapat menjadi sumber tanaga listrik. Dia berusaha meyakinkan Caesar bahwa bila hal itu tidak disetujui maka manusia akan menyerang dan membinasakan mereka. Caesarpun menyetujuinya namun dengan syarat tidak boleh membawa senjata.
Malcolm membawa kelompoknya termasuk Ellie istrinya dan anaknya serta Carver yang pernah bermasalah karena dibutuhkan tenaganya. Mereka berusaha memperbaiki peralatan-peralatan yang rusak agar berfungsi kembali.
Koba yang merupakan tangan kanan Caesar tidak setuju dengan kedekatan Caesar terhadap manusia. Sebelumnya dia pernah mengalami dijadikan sebagai obyek percobaan manusia sehingga membuatnya benci kepada manusia. Dia juga mempengaruhi anak Caesar yang menginjak dewasa agar tidak menyukai manusia. Diam-diam dia dan kelompoknya pergi ketempat komunitas manusia dan mengambil senjata serta membunuh penjaganya.
Malcolm bersama teman-temannya bertemu dengan Caesar beserta anak-anaknya termasuk anak keduanya yang baru lahir. Bayi kera tersebut bermain-main dengan istri Malcolm dan selanjutnya dengan Carver. Namun Carver merasa risih dan bertindak kasar juga mau mengambil pistol yang ada di dalam kotak perkakas. Tentu saja semua orang dan kera kaget serta terperanjat. Caesar marah dan mengusirnya karena merasa dikhianati dan menyuruh mereka pulang secepatnya.
Malcolm dan Ellie berusaha menemui Caesar di rumahnya untuk meminta maaf atas kejadian sebelumnya. Namun suasana lagi sedih karena istri Caesar sedang sakit parah. Ellie menawarkan untuk mengobatinya dengan obat antibiotik yang dimilikinya. Caesarpun bersedia dan hanya memberi waktu satu hari saja untuk melanjutkan pekerjaan bendungan.
Malcolm memutuskan untuk mengisolasi Carver di dalam mobil yang letaknya agak jauh agar tidak mengganggu dan memprovokasi lagi. Namun Koba datang dan membunuh Carver. Rasa bencinya terhadap manusia membuatnya berani membunuh.
Malcolm berhasil membuat listrik menyala dan pada saat malam menjelang perpisahan berkumpulah semua kera. Rupa-rupanya Koba mempunyai rencana jahat malam itu. Dia membakar rumah kera dan sekaligus menembak Caesar serta meninggalkan senjatanya. Caesar melihat sendiri bahwa yang melakukan adalah Koba. Anak Caesar menemukan senjata itu dan Koba menghasut bahwa manusia yang melakukan itu dan harus membalasnya dengan menyerbu komunitas di kota. Malcolm dan keluarganya lari menyelamatkan diri dari kejaran para kera yang lagi murka.
Koba memimpin pasukan kera menyerang manusia di kota. Timbul banyak korban baik kera maupun manusia. Bila ada kera yang tidak mau patuh terhadapnya akan dibunuh sedangkan pengikut Caesar ditahan didalam mobil. Anak Caesar merasa tidak nyaman melihat perilaku Koba yang kejam bahkan rela membunuh kera lainnya demi ambisinya padahal dalam aturan kera tertulis bahwa kera dilarang membunuh sesama kera.
Dalam pelariannya Malcolm menemukan Caesar yang tertembak namun ternyata masih hidup walaupun luka parah. Mereka pergi ke pinggiran kota dan Caesar menunjuk sebuah rumah untuk sembunyi. Ternyata rumah tersebut adalah bekas rumah dimana Caesar dulu tinggal bersama pemiliknya. Nampak foto serta video pada masa yang lalu yang menunjukkan keakrabannya dengan sang pemilik. Malcolm sadar bahwa Caesar memang istimewa berbeda dengan kera-kera lainnya.
Ellie ingin mengoperasi Caesar dan membutuhkan obat-obatan yang diperlukan. Untuk itu Malcolm berusaha mencarinya di dalam kota. Tak disangka dia bertemu dengan anak Caesar dan memberitahunya bahwa Caesar amsih hidup. Merekapun bergegas kembali ke rumah. Anak Caesar menceritakan apa yang telah terjadi kepada Caesar, sebaliknya Caesar memberitahu bahwa yang menembaknya adalah Koba.
Ellie berhasil mengoperasi Caesar dan sekarang keadaannya masih lemah. Anak Caesar kembali ke kota dan membebaskan kera yang ditahan oleh Koba. Mereka kembali menemui Caesar dan merencanakan untuk menantang Koba. Malcolm membantu mencari jalan melalui rel bawah tanah menuju sebuah menara tinggi yang dikuasai oleh Koba.
Caesar berhasil mencapai bagian atas menara dan bertarung melawan Koba di antara kera-kera lainnya. Dalam aturan kera, barang siapa yang kuat dan menang maka dia akan menjadi pemimpin kera.
Di lain pihak Dreyfus dan kawannya ingin meledakkan menara itu karena ingin membinasakan pasukan kera. Bahan-bahan peledak sudah disiapkan dan dipasang termasuk meminta bantuan pada pasukan dari luar yang telah dihubungi lewat radio. Malcolm tidak setuju akan hal itu dan menodongkan senjata agar membatalkan rencana itu. Tapi tiba-tiba Dreyfus menekan tombol peledak dan meledaklah menara tersebut porak poranda.
Banyak kera yang menjadi korban dari runtuhnya menara namun Koba tetap melanjutkan ambisinya untuk melawan Caesar. Pada akhirnya Koba bergelantungan dengan satu tangan hendak jatuh kebawah dan Caesar memegang tangannya. Koba mengiba dan mengharap belas kasihan serta berkata bahwa kera tidak akan membunuh kera. Caesar menjawab bahwa Koba telah membunuh kera maka Koba bukanlah kera. Untuk itu Caesar melepas pegangan tangannya sehingga Koba jatuh ke bawah dan tewas. Malcolm menemui Caesar agar segera pergi karena ada pasukan tentara yang akan datang. Namun dia menolak karena perang sudah terlanjur terjadi.
Cerita yang dibuat sebenarnya sederhana namun menarik karena unsur dramatikalnya lebih terasa. Tidak banyak aksi dan pertarungan yang disuguhkan namun intensitas ketegangan tetap terjaga dari awal hingga akhir. Obyek kera terutama Andy Serkis yang memerankan Caesar cukup baik dibuat dan sangat mirip dengan aslinya misalnya cara berjalan, cara bicara dan cara mengekspresikan wajahnya. Kalaupun ada rekayasa komputer tapi terasa halus dan tidak berlebihan.
Penulis merekomendasikan untuk menontonnya walaupun masih akan ada seri kelanjutannya.
Shanaz
Juli 14, 2014
New Google SEO
Bandung, Indonesia-------------------------
Deliver us from evil diangkat dari buku novel karya penulis Ralph Sarchie dan Lisa Coolier Cool yang berjudul Beware the Night dan dibuat pada tahun 2001. Novel tersebut menceritakan kisah nyata mengenai apa yang dialami oleh Ralph Sarchie seorang petugas polisi kota New York. Dia dibantu oleh Lisa Coolier Cool yang merupakan seorang jurnalis dalam membuat novel tersebut.
Adegan dimulai ketika terjadi perang antara tentara Amerika dan kaum militan di Irak. Dalam serangan itu tentara Amerika bernama Santino, Griggs dan Jimmy menemukan sebuah gua dan memasukinya. Santino menemukan tulisan pada dindingnya yang mengakibatkan malapetaka di kemudian hari.
Beberapa tahun kemudian di kota New York, Ralph Sarchie (Eric Bana) adalah seorang petugas polisi yang memiliki istri bernama Jen (Olivia Munn) dan seorang anak kecil bernama Christina (Lulu Wilson). Sarchie adalah seorang yang menganut atheis sehingga tidak mau pergi beribadah ke gereja walaupun dulunya dibesarkan secara Katolik. Akhir-akhir ini hubungan dengan istrinya kurang begitu harmonis. Jen merasa kurang diperhatikan dan Sarchie sering tidak berada di rumah karena tugas terlebih piket malam. Kalau boleh dibilang Sarchie lebih mencintai kepada tugasnya dari pada keluarganya.
Suatu hari Sarchie dan temannya, Butler (Joel McHale) menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga. Jimmy yang merupakan mantan tentara memukuli istrinya sehingga mengalami luka dan lebam. Tempat kejadian perkara menunjukkan pada lantai banyak bekas garukan atau cakaran tangan.
Selanjutnya Sarchie menangani kasus seorang ibu yang tega melemparkan bayinya di kebun binatang. Jane (Olivia Horton) yang membawa bayinya dengan kereta dorong diluar dugaan tiba-tiba mengangkat bayinya dan melemparkannya ke kandang singa. Jane yang ditangkap sedang menggaruk atau mencakar tempat dia berada. Dia mengomel dan berkata-kata tidak jelas seperti orang yang kesurupan namun Sarchie menganggapnya sedang mabuk narkoba atau gila.
Seorang pendeta modern bernama Mendoza (Edgar Ramirez) datang menemui Sarchie dan mengenalkan diri bila dia adalah pendeta pendamping Jane. Dikatakan bahwa selama ini Jane adalah normal alias tidak gila namun Sarchie tetap tidak percaya. Dia berharap bila Sarchie menemukan hal-hal ganjil dari rekaman cctv agar menghubunginya.
Kasus selanjutnya adalah sebuah keluarga yang mendengar suara-suara dari ruang bawah tanah seperti suara hantu. Lampu-lampu akan mati walaupun sudah berulang kali diganti. Keberanian Sarchie untuk masuk ke ruangan itu berhasil menemukan sosok mayat disana yang tak lain adalah tukang cat yang disewa keluarga itu sebelumnya dan bernama Griggs. Sebenarnya tukang cat yang disewa ada dua orang dan sudah lama tidak datang lagi.
Penyelidikan Sarchie menemukan fakta bahwa Griggs merupakan suami dari Jane. Lalu Griggs adalah teman Jimmy dan satu orang lagi melalui foto diketahui bernama Santino. Selanjutnya dari hasil rekaman cctv diketahui bahwa Santino menemui Jane dikebun binatang. Anehnya setelah melihat Jane melempar bayinya, Santino bekerja mengecat lagi seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Sarchie meminta bantuan Mendoza untuk memecahkan teka-teki ini.
Di satu sisi Sarchie sering mendengar suara anak-anak kecil tertawa dan kadang melihat seseorang di cctv padahal orang lain tidak. Mendoza mengatakan bahwa hal itu merupakan sensitifitas yang dimilikinya tinggi namun juga cukup bahaya karena gampang kerasukan. Penyelidikan menunjukkan bahwa Santino mengalami kerasukan setan setelah melihat tulisan dinding pada saat di gua Irak. Setelah di New York Santino bertemu dengan teman-temannya dan mengalami kerasukan juga. Mereka yang kerasukan seolah-olah mencari atau menggali suatu tempat untuk masuknya setan-setan.
Tak disangka bahwa Christina, putrinya mendapat teror dengan mendengar suara-suara dari kamarnya. Istrinya pun komplain pada Sarchie karena jarang ada di rumah. Dan yang lebih parah lagi istri dan anaknya diculik oleh Santino. Sarchie geram dan marah, ingin rasanya untuk membunuhnya namun hal itu akan menyebabkan tidak diketahuinya lokasi penyekapan. Akhirnya Santino ditangkap.
Mendoza menganggap bahwa Santino sedang kerasukan setan dan untuk mengusirnya harus tahu lebih dulu nama setannya. Setelah melalui interogasi yang panjang, didapatlah nama setannya yaitu Jungler. Pengusiran setan dilakukan diruang interogasi polisi dengan tangan terikat di kursi. Butuh perjuangan yang panjang untuk melakukannya dan hasilnya adalah kebaikan menang melawan kejahatan. Setan sudah lepas dan lokasi penyekapan didapat. Istri dan anaknya berhasil ditemukan. Beberapa tahun kemudian Sarchie mengundurkan diri dari kepolisian.
Film ini bukanlah film horor seperti yang terpampang dalam judulnya. Penulis menganggap bahwa film ini merupakan film detektif kriminal yang dikemas dengan supra natural. Tidak ada hantu atau setan atau monster. Yang ada hanyalah kejutan audio dan musik pengiring yang mengagetkan, bukan visual yang menakutkan.
Permainan Eric Bana cukup lumayan dan penampilan Edgar Ramirez juga cukup lumayan. Tata suara dan audio cukup mengagetkan walaupun dari segi visual gambar tidak menakutkan. Jadi jangan anggap film ini sebagai film horor atau hantu walaupun judulnya ada unsur evil nya. Yang cukup menarik adalah proses memecahkan teka-tekinya yaitu sederhana dan tidak rumit. Termasuk juga akhir cerita yang happy ending dan tidak bertele-tele untuk mencapai puncaknya.
Shanaz Juli 10, 2014 New Google SEO Bandung, Indonesia
-------------------------------------------
Film ini merupakan film keempat dari serial Transformer dan masih dengan sutradara yang sama yaitu Michael Bay dan produser eksekutif yaitu Steven Spielberg. Transformer pertama kali dirilis pada tahun 2007 dan menduduki rangking kelima dengan pendapatan 709 juta dollar. Transformer kedua yang berjudul Revenge of the Fallen dirilis pada tahun 2009 dan menapak rangking keempat dengan penerimaan 836 juta dollar. Transformer ketiga yang berjudul Dark of the Moon dirilis pada tahun 2011 dan menempati rangking ketujuh dengan penghasilan 1,2 juta dollar. Karakter transformer diadaptasi dari mainan anak-anak yang diproduksi oleh Hasbro di Amerika.
Dalam transformer ketiga diceritakan bahwa Megatron telah tewas dalam pertarungan melawan Optimus Prime di kota Chicago dan sebagai kelanjutannya dalam film keempat ini maka dilakukan penelitian dan penyelidikan terhadap bangkai Megatron oleh pemerintah Amerika yang dipimpin oleh ilmuwan Joshua. Dia berhasil membuat robot-robot transformer baru yang bisa diperintah olehnya.
Optimus Prime dan para Autobots pergi dan bersembunyi masing-masing karena diburu dan dibunuh oleh agen CIA James Savoy yang merupakan anak buah dari Harold Attinger. Harold berkerja sama dengan Joshua untuk mengoperasikan transformer baru. Dengan permintaan untuk mendapatkan ‘benih’ yang merupakan bahan untuk membuat transformer baru. Rupa-rupanya Harold berkonspirasi dengan transformer aliens yang bernama Lockdown. Lockdown akan memberi benih yang diinginkan oleh Harold asalkan membunuh semua Autobots dan menangkap Optimus Prime.
Dipinggiran kota Chicago hiduplah Cade Yeager (Mark Wahlberg) dan putri semata wayangnya Tessa (Nicola Peltz). Cade adalah seorang tukang dan penemu miskin yang suka mengotak-atik barang bekas dan memperbaikinya sehingga bisa berfungsi kembali dan menjualnya lagi. Sedangkan Tessa adalah seorang pelajar SMA yang akan lulus wisuda dan diam-diam mempunyai pacar bernama Shane (Jack Reynor) yang jago balapan mobil.
Suatu hari Cade membeli sebuah rongsokan truk tua dan memperbaikinya dan tiba-tiba mengeluarkan suara. Cade yakin bahwa truk itu adalah transformer. Temannya yang bernama Lucas mengingatkan bahwa harus lapor ke polisi dan bisa mendapatkan uang penghargaan. Tessapun mendorong ayahnya untuk mendapatkan uang itu agar bisa dipakai untuk kuliah. Tapi Cade menolak dan akan mempelajari teknologi transformer.
Keesokannya Lucas memberitahukan keberadaan transformer dengan harapan mendapat imbalan. Datanglah Savoy dan anak buahnya mengintimidasi Cade dan Tessa juga Lucas agar menyerahkan truk yang tak lain adalah Optimus Prime. Disaat kritis muncullah Optimus Prime dan melakukan perlawanan terhadap Savoy. Cade, Tessa dan Lucas melarikan diri dan untunglah datang Shane dengan mobilnya sehingga bisa kabur. Tetapi Lockdown tidak tinggal diam sehingga berakibat Lucas tewas.
Optimus Prime menemui Autobots lainnya yaitu Hound, Drift, Crosshairs dan Bumblebee. Cade ingin membantu mereka sekaligus ingin melindungi keluarganya dengan mencari tahu dalang semua ini. Berdasarkan robot serangga yang ditangkap oleh Cade dan dapat menampilkan video pembunuhan Autobots sebelumnya maka penyelidikan mereka mengarah pada perusahaan KSI yang dipimpin oleh Joshua.
Cade mencoba masuk ke gedung KSI dengan menggunakan id card palsu dan sayangnya tertangkap. Dia dihadapkan pada Harold dan diharapkan untuk bekerja sama tapi Cade menolak. Bumblebee berhasil menyelamatkan Cade dari kantor KSI. Dalam perjalanannya ternyata Joshua mengirim transformer buatan yang salah satunya bernama Galvatron untuk melawan Autobots. Terjadi tembak-menembak dan perkelahian di jalanan. Transformer buatan tidak sepenuhnya menurut kepada perintah Joshua, termasuk juga dapat berbicara.
Optimus Prime tertembak oleh Lockdown dan sekarat lalu dibawanya kedalam pesawat ruang angkasa dan memenjarakannya. Lockdown mengatakan bahwa pembuat transformer menginginkan Optimus Prime kembali. Tessa yang bersembunyi di dalam mobil ikut terangkat ke dalam pesawat dan Cade berusaha menolong tetapi gagal.
Optimus Prime dimasukkan kedalam penjara sedangkan Tessa berusaha mencari jalan keluar. Tessa melihat Harold melakukan pertemuan dengan Lockdown dan memberikan ‘benih’ sebagai barter telah menangkap Optimus Prime. Cade, Shane dan Autobots memasuki pesawat dan berhasil membebaskan Optimus Prime sekaligus menemukan Tessa. Tidak mudah untuk keluar dari pesawat karena adanya robot anjing yang mengejar dan harus lewat tali untuk turun dari pesawat. Sedangkan Autobots meloloskan diri dengan menggunakan pesawat kecil sesaat sebelum meluncur ke ruang angkasa.
Optimus Prime merasa bahwa Galvatron merupakan reinkarnasi dari Megatron mengingat otak dan pikiran yang bersumber dari Megatron. Karena itu dia bisa berbicara memerintahkan tranformer baru lainnya. Tessa menceritakan benih yang diberikan oleh Lockdown kepada Harold. Optimus Prime menjelaskan bahwa benih itu digunakan untuk menghancurkan makhluk hidup dibumi dan mengubahnya menjadi bahan logam yang selanjutnya dipakai untuk membuat transformer.
Harold dan Joshua memindahkan operasional mereka dan membawa transformer buatan serta benih ke Cina. Cade berusaha menghubungi dan menjelaskan tentang benih kepada Joshua agar tidak mengaktifkan Galvatron. Karena galvatron akan mengincar benih tersebut untuk dijadikan sebagai pasukannya yang akan membunuh semua manusia. Namun terlambat, Galvatron menjadi aktif dengan sendirinya.
Sementara itu, di ruang angkasa Lockdown menyadari bahwa tawanannya melarikan diri bahkan dengan mencuri pesawat kecilnya sehingga memutuskan untuk kembali ke bumi.
Joshua sadar, dibantu oleh Yueming melarikan diri dan menyelamatkan benih dari kejaran Harold dan Savoy. Pada akhirnya bersembunyi di atap. Cade datang untuk menolong tetapi muncul juga Galvatron dan pasukannya. Terjadi pertarungan dan tembak-menembak antar transformer.
Autobots kalah dalam jumlah, untuk itu Optimus Prime memutuskan melepaskan para tawanan dari penjara dalam pesawat. Ada empat tawanan yang dilepas yang disebut Dinobots dan meminta mereka untuk membantunya. Wujud mereka adalah robot dinosaurus. Akhirnya mereka memenangkan pertarungan itu namun Galvatron berhasil melarikan diri.
Tiba-tiba muncul Lockdown dengan pesawatnya yang menghisap benda-benda logam dan memuntahkannya kembali sehingga membuat porak-poranda sebagian isi kota. Optimus melakukan perlawanan terhadap Lockdown dan Cade juga berhasil mengalahkan Harold. Pada akhirnya kebaikan tetap menang melawan kejahatan. Optimus menyembunyikan benih di luar angkasa yang tidak diketahui oleh siapapun agar aman. Yang pasti, masih ada kelanjutannya karena Galvatron masih bebas.
Film keempat ini sedikit membosankan karena durasinya yang panjang kurang lebih 2 jam 45 menit. Terlebih lagi tidak ada hal yang baru dan inovatif dalam memperkaya nuansa cerita. Penulis merasa bosan diawal-awal film dan bahkan mengantuk karena merasa kurang digarap secara maksimal adegan dan dramanya. Perkelahian dan pertarungan juga monoton bahkan masih lebih bagus seri sebelumnya yang dibuat secara slow motion. Spesial efek juga biasa-biasa saja dan sudah sering ditampilkan dalam film lainnya. Bahkan robot baru yang bernama Galvatron tak ubahnya mirip seperti Iron Man dengan lubang di dada dan bersinar.
Permainan Mark Wahlberg cukup lumayan walaupun masih kurang bila dibandingkan dengan Shia LeBeouf dalam seri sebelumnya. Peran Nicola Peltz juga biasa-biasa saja. Akting Jack Reynor terlihat kaku namun sedikit terbantu oleh tampangnya yang tampan.
Kekurangan dalam film ini adalah tidak dijelaskan mengapa Optimus Prime bisa berubah dari truk lama menjadi truk dengan model baru hanya dengan berpapasan dengan truk lainnya. Bagaimana bisa Lockdown bekerja sama dengan Harold dan melakukan perjanjian barter padahal secara kekuatan Lockdown mampu menghancurkan sebuah kota. Bagaimana bisa Joshua membuat transformer baru padahal bahan logamnya yang khusus seperti benih tidak punya. Ukuran Dinobots tidak konsisten, kadang terlihat kecil kadang terlihat besar berkali-kali lipat dari transformer.
Film ini boleh dikatakan menghibur dan cocok buat ditonton saat liburan sekolah.
Shanaz
Juli 01, 2014
New Google SEO
Bandung, Indonesia--------------
Film Maleficent ini mencoba untuk membolak-balik cerita yang ada dalam putri tidur. Maleficent digambarkan sebagai sosok protagonis dan pahlawan, bukannya penjahat. Sebaliknya sang raja digambarkan sebagai sosok antagonis alias yang jahat. Inti dari cerita ini bukannya berada pada putri tidur melainkan pada diri Maleficent.
Di suatu tempat terdapat dua kerajaan yang berdekatan lokasinya yaitu kerajaan manusia yang dipimpin oleh raja Henry dan kerajaan peri yang tidak memiliki raja namun berdasarkan kebersamaan. Kerajaan manusia dihuni oleh layaknya manusia, ada yang kaya dan ada yang miskin. Sedangkan kerajaan peri dihuni oleh makhluk-makhluk berbentuk aneh namun suasananya riang gembira dan penuh kedamaian. Satu-satunya penghuni yang tubuhnya mirip dengan manusia adalah Maleficent walaupun memiliki sayap dan tanduk.
Suatu hari seorang anak laki-laki miskin bernama Stefan memasuki wilayah kerajaan peri dan mencuri batu permata. Maleficent kecil menemuinya dan meminta baik-baik untuk mengembalikan curiannya. Namanya juga anak-anak maka sejak saat itu terjalinlah pertemanan dan meningkat menjadi persahabatan selanjutnya menjadi berpacaran. Ada satu kelemahan Maleficent yaitu tubuhnya akan terluka bila bersentuhan dengan logam besi hal itu diketahui saat berjabat tangan dengan Stefan yang memakai cincin besi. Tepat diusianya yang keenambelas maka Maleficent mendapatkan hadiah ciuman dari Stefan. Namun sayangnya pada hari-hari berikutnya Stefan tidak menampakkan batang hidungnya lagi sehingga membuat hati Maleficent menjadi galau dan bimbang akan cinta suci Stefan.
Tahun berganti tahun Maleficent (Angelina Jolie) sudah menjadi seorang wanita dewasa sekaligus sebagai pelindung bagi kerajaan Moor, sebutan bagi kerajaan peri. Serangan raja Henry terhadap kerajaan peri berhasil dihalau oleh Maleficent dibantu dengan makhluk-makhluk lainnya. Raja Henry mengalami luka dalam dan tidak bisa melakukan penyerangan lagi. Untuk itu dibuat sayembara kepada para jenderalnya bahwa barang siapa dapat membunuh Maleficent maka akan dikawinkan dengan anak gadisnya dan akan dikukuhkan menjadi raja. Tak disangka rupa-rupanya Stefan (Sharlto Copley) bekerja di istana raja dan mendengar pembicaraan itu.
Pada malam hari Stefan pergi menemui Maleficent dan memberitahukan bahwa raja akan melakukan penyerangan lagi. Maleficent yang sudah lama menunggu kemunculan Stefan berada dalam situasi antara marah dan senang. Marah karena tidak ada kabarnya selama ini dan senang karena sudah datang sekarang. Akhirnya Maleficent tunduk dan terhanyut dalam nuansa romantis serta tertidur. Rupa-rupanya Stefan memberikan obat tidur kedalam minuman. Disaat tidur itulah Stefan menunjukkan niat jahat yang sesungguhnya yaitu memotong kedua sayap Maleficent dan meninggalkannya begitu saja. Maleficent terbangun dan mengetahui bahwa sayapnya sudah tidak ada. Menangislah dengan histeris dan rasa benci serta dendam yang membara memecah suasana yang sepi.
Stefan berhasil mengawini anak raja dan dinobatkan sebagai raja baru. Di lain pihak Maleficent dirundung kesedihan dan dendam yang mendalam. Dia hidup menyendiri dan mengasingkan diri. Suatu hari dia menolong seekor burung gagak yang akan dibunuh oleh petani dan menyihirnya menjadi manusia bernama Diaval (Sam Riley) dan mengajak sebagai pengikutnya. Diaval diutus menjadi mata-mata yang menyelidiki keadaan di kerajaan Stefan.
Diaval mengetahui bahwa ratu sudah melahirkan bayi perempuan dan melaporkannya kepada Maleficent. Pada hari perayaan kelahiran ratu maka bayi yang diberi nama Aurora itu dilakukan ritual-ritual termasuk dengan kedatangan tiga peri mungil yaitu Knotgrass, Flittle, Thistletwit. Knotgrass memberikan hadiah berupa kecantikan, Flittle memberikan kebahagiaan, Thistletwit tidak sempat memberikan hadiah karena muncul Maleficent secara mendadak.
Maleficent juga memberikan hadiah yaitu Aurora akan tumbuh menjadi gadis cantik dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Tetapi dia juga memberikan kutukan pada Aurora yaitu sebelum hari ulang tahun yang keenam belas maka jarinya akan tertusuk oleh jarum dari alat pemintal benang dan akan tidur selamanya. Raja Stefan menunduk dan meminta ampun. Maleficent tahu bahwa tidak ada cinta sejati dari manusia. Maka dengan setengah hati memberi pengampunan yaitu kutukan akan hilang apabila ada orang yang mencium Aurora dengan cinta sejatinya.
Raja Stefan gusar dan geram maka memerintahkan kepada prajuritnya agar semua mesin pemintal benang disita dan dihancurkan serta disimpan di ruang bawah tanah. Selain itu dia meminta kepada tiga peri kecil untuk menyembunyikan Aurora dan mengasuhnya didalam hutan. Terpaksa ketiga peri tersebut menyamar sebagai manusia untuk mengasuhnya walaupun tidak memiliki pengalaman dalam mengasuh bayi, termasuk tidak tahu cara memberi makan bayi.
Diam-diam Maleficent dan burung gagaknya mengintai dan mengamati Aurora dari jauh. Perkembangan mulai dari bayi sampai sudah besar pun tak luput dari pengamatannya bahkan melakukan kontak fisik. Dia juga membantu memberi minum melalui burung gagaknya dan bermain-main. Bahkan menyelamatkannya saat jatuh dari jurang ketika mengejar kupu-kupu. Lama-lama hati Maleficentpun luluh dan berganti menjadi sayang.
Maleficent membuat pingsan Aurora (Elle Fanning) dan mengajaknya masuk ke dalam kerajaan peri. Setelah berada didalam maka dibuatnya sadar kembali dan bermain-main dengan makhluk-makhluk peri lainnya. Aurorapun berkenalan dengan Maleficent yang dipanggilnya sebagai ibu peri pelindung yang selalu mengikuti bayangannya. Dia bercerita mengenai ulah manusia yang jahat sehingga tidak mempunyai sayap lagi namun tidak menyebut Stefan sebagai pelakunya. Setelah selesai bermain, dia membuat pingsan lagi Aurora dan mengirimnya ke rumah kembali. Sehingga hal seperti ini seolah-olah mimpi. Setiap hari dilakukan hal yang sama seperti itu untuk memasuki kerajaan peri dan pulang kembali ke rumah. Maleficent yang semakin sayang kepada Aurora membatalkan kutukannya namun tidak berhasil jadi itulah nasib yang harus dilalui oleh Aurora.
Suatu hari Aurora berkenalan dengan seorang pangeran bernama Philips yang tersesat di hutan. Timbul cinta pada pandangan pertama antara mereka berdua dan berjanji akan bertemu lagi dilain waktu. Menjelang ulang tahunnya besok Aurora mengatakan kepada ketiga peri bahwa dia ingin tinggal di kerajaaan Moor setelah genap enam belas tahun. Namun salah satu peri keceplosan bahwa tidak boleh pergi karena setelah ulang tahun akan diserahkan kepada ayahnya. Aurora kaget karena sebelumnya dikatakan bahwa ayahnya sudah meninggal dunia. Aurora meminta dijelaskan tentang rahasia semuanya ini. Ketiga peri itupun menceritakan kisah tentang kutukan Maleficent itu.
Aurora mendatangi Maleficent dan menanyakan akan kebenaran kutukan itu dan Maleficent membenarkannya. Dia kecewa dan sedih serta mengatakan bahwa yang jahat adalah Maleficent dan bukan manusia. Dia memutuskan pergi ke istana raja dan bertemu dengan raja Stefan, ayahnya. Bukannya perlakuan yang hangat dan menyenangkan yang diterimanya melainkan raja Stefan geram dan marah karena belum waktunya pulang. Dia menyuruh prajuritnya untuk menyekap di dalam kamar.
Aurora berusaha keluar dari kamar dan berhasil. Namun terdengar bisikan-bisikan yang mengarahkannya ke dalam ruang bawah tanah tempat penyimpanan alat pemintal benang yang telah dihancurkan. Berpuluh-puluh alat sudah rusak dan patah namun tiba-tiba terbentuklan sebuah alat baru dengan jarum yang runcing. Jari Aurorapun tertusuk dan genaplah kutukan itu. Aurora tertidur pulas.
Maleficent menemukan pangeran Philip dan membawanya ke dalam istana untuk bertemu dengan Aurora dengan harapan menciumnya. Aurora berada dalam kamarnya tertidur pulas dan pangeran Philip berhasil menciumnya. Namun kutukan itu belum hilang, Aurora masih tertidur. Semua pada heran, kemungkinan pangeran Philip baru sekali bertemu sehingga belum sungguh-sungguh jatuh cinta.
Maleficent sedih karena dialah yang menyebabkan semuanya ini. Dia pun menangis dan berjanji akan menjaganya seumur hidup agar tidak ada orang yang mengganggunya selama tidur. Dengan penyesalannya yang mendalam Maleficent mencium kening Aurora. Tiba-tiba Aurora terbangun dari tidurnya dan itu berarti kutukan telah hilang. Merekapun memutuskan untuk pergi dan keluar dari istana. Sayangnya raja Stefan memasang perangkap untuk Maleficent dengan jaring dari besi. Diaval disihir menjadi seekor naga untuk melawan prajurit-prajurit yang ingin membunuhnya. Aurorapun menyelamatkan diri dan masuk dalam salah satu kamar yang ternyata tempat untuk menyimpan sayap yang telah dipotong milik Maleficent. Akhirnya dilepaskan sayap tersebut dari tempatnya dan pergi menuju ke Maleficent. Maleficent kini bersayap kembali dan melakukan pertarungan dengan raja Stefan. Di saat dia unggul dan akan membunuh raja tetapi mengurungkan niatnya sambil berkata “sudah selesai” dan melepaskan sang raja. Namun raja tetap ingin membunuhnya. Akhirnya raja Stefan jatuh dari ketinggian dan tewas.
Cerita berakhir dengan dinobatkannya Aurora sebagai ratu kerajaaan Moor dan sekaligus kerajaan manusia serta menikah dengan pangeran Philip. Maleficent yakin bahwa Aurora adalah orang yang tepat untuk menyatukan kedua kerajaan yang berbeda itu.
Angelina Jolie bermain bagus dalam memerankan sosok yang mempunyai dendam, marah, sedih dan galau. Sedikit kekurangan adalah spesial efek hasil komputerisasi pada wajah yang terlihat tirus segitiga terlihat tidak alami. Sharlto Copley juga bermain dengan bagus dalam memerankan karakter raja yang galau dan dan penuh ketakutan. Elle Fanning bermain biasa saja karena tidak banyak kemampuannya yang bisa dieksplore karena dalam perannya selalu terlihat gembira walaupun sempat menangis namun tidak membuat terharu.
Spesial efek dalam film ini bagus sekali termasuk dalam menggambarkan pemandangan alam yang indah dan unik. Makhluk-makhluk buatan komputerisasi juga asyik dan menarik misalnya pohon, naga, peri kecil dll. Pertarungan dan perkelahian memang tidak dahsyat dan heboh seperti film lainnya. Tidak terlihat darah yang tercecer bahkan saat sayap dipotongpun tidak ada luka sama sekali yang ditampilkan. Penulis mengira karena ini disebabkan oleh pangsa pasar penonton yang merupakan anak-anak. Diselingi dengan unsur komedi yang akan membuat anda tertawa.
Semua cerita disini memutar balikkan alur yang sudah sering kita baca atau dengar. Begitulah kreatifitas film-film Hollywood yang patut diacungi jempol. Sang pangeran hanya muncul sebagai bintang tamu saja dan sebagai tambahan. Termasuk sang putri tidur sendiri merupakan pemeran pembantu. Tokoh utamanya adalah Maleficent, sosok yang dulu digambarkan sebagai orang jahat sekarang muncul sebagai orang baik.
Film ini cocok sebagai tontonan di saat anak-anak sedang libur panjang dan setelah menghadapi tes ulangan. Penuh dengan hiburan dan berakhir dengan happy ending.
------------------------------------
Film ini merupakan film ketujuh dari serial X-men termasuk Wolverine yang sudah hadir di layar bioskop. Diangkat dari karakter komik super hero buatan Marvel dan diproduksi oleh Marvel Studio. Cerita bersumber dari komik seri 141 dan 142 yang terbit pada tahun 1981 dan berjudul Days of Future Past. Film ini merupakan film terlaris dari antara tujuh film lainnya dengan pendapatan di seluruh dunia per 1 Juni 2014 sebesar 500,15 juta dollar atau sekitar 5,7 triliun rupiah. Sebuah angka yang cukup mencengangkan karena diperoleh hanya dalam waktu 10 hari penayangan dan tentu saja angka tersebut akan bertambah tiap harinya.
Adegan dibuka dengan pertarungan antara kelompok mutan dan centinel yaitu sebuah robot yang dapat berubah bentuk dan wujud. Kelompok mutan dicari, diburu dan dibunuh oleh centinel yang memiliki ukuran dua kali lipat manusia. Manusia baik pun menjadi korban karena dianggap melindungi para mutan sehingga hanya manusia jahatlah yang hidup dan mengendalikan centinel. Jumlah mutan berangsur-angsur menuju kepunahan dan hanya tinggal beberapa orang saja. Iceman, Blink, Sunspot, Warpath dan Collosus satu per satu tewas dan hanya tersisa Kitty Pryde dan Bishop. Di saat yang kritis karena centinel hendak membunuh mereka, Kitty mengirim Bishop ke masa lalu dan berhasil menghubungi Charles Xavier sehingga mengubah kondisi saat itu.
Kitty dan Bishop serta teman-teman mereka yang kembali hidup dan bersembunyi di negara China. Charles Xavier atau Profesor X (Patrick Stewart) datang bersama dengan Magneto (Ian McKellen), Wolverine (Hugh Jackman) dan Storm (Halle Berry) untuk menolongnya. Kelompok ini adalah kelompok mutan terakhir yang masih bertahan.
Keberadaan centinel merupakan hasil karya Dr. Bolivar Trask yang meneliti tentang mutan dan dikombinasikan dengan robot. Keberhasilan penelitian itu didasarkan oleh gen Mystique atau Raven (Jennifer Lawrence) yang tertangkap oleh polisi setelah membunuh Dr. Trask. Mystique menjadi obyek penelitian dan uji coba pemerintah karena pemerintah berusaha mempunyai senjata untuk melawan mutan.
Kitty berharap Charles bisa dikirim ke masa lalu untuk mengubah sejarah dengan misi mencegah Mystique membunuh Dr. Trask sehingga Mystique tidak tertangkap polisi dan tidak mendapatkan gen DNA nya. Tetapi faktor usia mempengaruhi Charles sehingga akan berisiko tinggi pada keselamatannya sendiri. Untuk itu dipilihlah Wolverine untuk misi ini karena merupakan mutan yang tidak bisa mati.
Wolverine dikirim ke masa lalu di tahun 1973 dengan cakar masih berupa tulang bukan besi adamantium. Tidak hanya dia saja yang berbeda, Charles muda (James McAvoy) sendiri juga berbeda. Charles mengalami stress dan ketergantungan akan obat serta bakat mutannya tidak bisa digunakan. Hidup menyendiri dibantu dengan Hank alias Beast (Nicholas Hault) di sekolahnya yang tak terurus lagi karena sudah tutup. Cukup sulit untuk menjelaskan tentang misi ini dan mengajaknya menjadi layaknya seorang pemimpin. Kendala berikutnya ada pada Mageneto muda (Michael Fassbender) yang selalu menjadi musuh Charles. Bagaimana bisa menyatukan mereka dan belum tentu Magneto bersedia. Terlebih lagi kendala dengan Mystique yang terobsesi membunuh Dr. Trask karena ingin membalas dendam, sudah melihat banyak mutan-mutan disakiti dan dibunuh untuk penelitian.
Magneto ditahan dalam penjara bawah tanah yang terdiri dari berlapis-lapis beton. Dia ditahan karena dituduh membunuh Presiden Amerika JFK. Pada pembelaannya dia menyebut bahwa JFK adalah seorang mutan juga, dia ingin menolongnya dengan membelokkan peluru yang ditembak seseorang tetapi belum selesai membelokkan, dia keburu tertangkap.
Untuk membebaskan Magneto maka Wolverine meminta bantuan Peter alias Qiuck Silver (Evan Peters) yang mempunyai kelebihan bisa bergerak dengan sangat cepat. Peter diberi tugas untuk menyelinap dipenjara bawah tanah dan membebaskan Magneto. Dengan gerakan cepatnya dia berhasil menyamar sebagai polisi, memecahkan kaca pelindung, menghindari sergapan polisi, membantu membelokkan peluru dan keluar dari penjara.
Charles berusaha mencari keberadaan Raven yang merupakan nama panggilan Mystique saat masih bersamanya. Sejak kecil Raven hidup bersama Charles dan sudah dianggap sebagai adiknya sendiri. Charles menanamkan sifat-sifat baik pada diri Raven yang liar. Namun sayangnya Magneto memberikan pengaruh sifat-sifat buruk kepada Raven sehingga meninggalkan Charles.
Kemampuan Charles dengan cerebronya berhasil menemukan Raven. Semuanya ini berkat pertemuannya dengan Charles tua dimasa depan. Raven hendak membunuh Dr. Trask di Paris seperti kejadian sebenarnya pada saat perayaan kemenangan perang Vietnam atas Amerika. Charles, Magneto dan Hank berhasil mencegah Raven membunuh Dr. Trask. Namun di luar dugaan, Magneto ingin membunuh Raven karena dianggap sebagai cikal bakal centinel. Charles tidak bisa berbuat apa-apa karena kekuatannya belum pulih sedangkan Wolverin mengalami gangguan ingatan. Raven berusaha melarikan diri melalui jendela namun Magneto tetap menembak dan mengenai kakinya. Hank berusaha melawan Magneto namun gagal.
Sejarah sudah berubah dengan tidak terbunuhnya Dr. Stark namun keadaan di masa depan masih belum berubah berarti masih ada yang belum beres. Rupa-rupanya tetesan darah Raven di lantai berhasil diambil oleh tim Dr. Trask. Namun Dr. Trask masih menginginkan lebih lagi dari tubuh Raven untuk menyempurnakan centinel. Magneto berhasil mempelajari penemuan Dr. Trask dan secara diam-diam melakukan sabotase terhadap centinel. Dia memasukkan ke dalam tubuh centinel unsur logam dari bahan rel kereta api.
Pada pertemuan para pimpinan dunia di Washington DC, Presiden Amerika dan Dr. Trask ingin mendemonstrasikan centinel dihadapan orang banyak. Raven pergi juga kesana. Charles melalui telepatinya berusaha merayunya untuk membatalkan niatnya namun tak dihiraukan. Raven menyamar sebagai seorang pengawal Presiden untuk melanjutkan tujuannya yang tertunda yaitu membunuh Dr. Stark. Charles, Wolverine dan Hank akhirnya menyusul ke tempat itu.
Tiba-tiba muncul Magneto yang mengangkat stadion sepak bola dan secara bersamaan robot-robot centinel menjadi aktif. Penonton bersorak-sorai menganggap hal itu pertunjukkan dari acara tersebut. Tetapi robot-robot malah bertindak anarkis sehingga penonton pun berlarian menyelamatkan diri. Presiden dan tamu-tamu lainnya termasuk Dr. Stark diungsikan diruangan besi dalam bungker. Magneto menaruh stadion di halaman gedung putih. Wolverin berusaha melawan tetapi Magneto berhasil melemparkannya ke sungai. Charles terjepit diantara puing-puing dan Hank berusaha menolongnya.
Disaat yang sama di masa depan, centinel menyerang tempat persembunyian Wolverine dan kawan-kawan. Satu per satu mutan tewas. Jumlah dan kekuatan lawan tak seimbang. Di saat yang kritis semuanya hanya bisa pasrah dan diharapkan ada keajaiban di masa lalu.
Magneto dengan kekuatannya menarik ruangan besi tempat persembunyian Presiden muncul sampai ke halaman. Dia akan membunuhnya namun Raven yang menyamar sebagai Presiden lebih dulu menembak Magneto dan helm pelindung kepala pun terlepas. Charles cepat-cepat mempengaruhi pikiran Magneto melalui telepati untuk mencegahnya berbuat lebih buruk lagi. Di saat yang sama Raven menodongkan pistolnya ingin membunuh Stark. Lagi-lagi Charles membujuknya untuk tidak membunuh mereka karena sudah menjadi sorotan dunia melalui siaran langsung kamera-kamera yang ada disana. Biarlah Raven menjadi seorang pahlawan yang menolong Presiden dari serangan Magneto dari pada menjadi seorang pembunuh yang akan diburu seluruh dunia. Ravenpun luluh dan membatalkan niatnya. Presiden dan tamu-tamu lainnya selamat. Sejarah berubah. Di masa depan tidak ada centinel karena pemerintah Amerika Serikat membatalkan proyek Dr. Trask.
Tiba-tiba Wolverine terbangun dalam sekolah X-Men dan dilihatnya anak-anak pada belajar. Suasana sudah berubah dan muncul Hank, Iceman, Storm, Jean, Scott dan tentu saja Charles sebagai profesor X. Wolverine terganggu ingatannya sehingga bertanya kepada Charles apa yang terjadi setelah tahun 1973. Ternyata Wolverine berhasil ditemukan dan diangkat dari sungai oleh Mayor Bill Stryker yang merupakan asisten Dr. Trask. Selanjutnya anda harus menonton seri berikutnya.
Film ini digarap cukup baik dengan memadukan unsur drama dengan aksi sekaligus sedikit humor. Drama tentang kegalauan Charles dan hubungannya dengan Raven serta Magneto digarap dengan tidak berlebihan namun bisa masuk ke hati penonton. Adegan aksi juga cukup bagus dan ada yang baru dalam adegan pertarungan dan teknik yang disajikan. Humor yang diselipkan juga tidak dibuat-buat dan mengalir begitu saja tanpa mengurangi keseriusan film ini.
Kelebihan film ini ada pada adegan penyergapan polisi diruangan dapur setelah membebaskan Magneto dari penjara. Adegan teknik dan spesial efeknya selangkah diatas film Matrix. Adegan slow motion dicampur dengan adegan normal tanpa memutus tampilan patut diacungin jempol.
Kekurangan film ini yaitu menampilkan Mayor Bill Stryker dengan mata kuning seperti Raven di akhir film. Sehingga menjadi pertanyaan apakah dia adalah Raven yang menyamar atau Mayor Bill sendiri kini menjadi mutan ?
James McAvoy berperan bagus dengan menampilkan kondisi labil dan galau seperti seorang junkies. Peran dan karakternya dapat dimainkan dengan bagus. Hugh Jackman juga dapat bermain dengan baik. Michael Fassbender memainkan sosoknya dengan lumayan tapi terlalu tampan untuk menjadi seorang penjahat. Jennifer Lawrence cukup pas memerankan Mystique namun sebagai Raven tidak banyak tereksplor karena sedikit adegannya.
Seperti pada umumnya kebebasan di Hollywood maka pada film ini mencatut nama Presiden JFK yang disebut-sebut sebagai mutan. Simbol kebanggaan gedung putih dan istananya di porak porandakan. Entahlah apa yang terjadi bila itu terjadi di Indonesia. Selamat menonton filmyang menghibur ini.
Shanaz
Juni 03, 2014
New Google SEO
Bandung, Indonesia------------------------
Sebuah film yang diadaptasi dari novel Jepang berjudul All You Need is Kill hasil karya Hiroshi Sakurazaka yang terbit pada tahun 2004. Edge of Tomorrow bercerita tentang science fiction masa depan dimana bumi diserang oleh makhluk Aliens. Latar belakang dan karakter diubah mewakili sosok barat versi Hollywood. Dengan model cerita repetition atau pengulangan menjadikan film ini sebuah film singkat yang diperpanjang. Model seperti ini sudah pernah digunakan oleh film Source Code dengan bintangnya Jake Gyllenhaal.
Letnan kolonel Bill Cage (Tom Cruise) adalah seorang perwira Amerika yang sedang ditugaskan untuk bertemu Jenderal Brigham di London. Setelah tiba di London bukannya tugas keperwiraan yang diemban melainkan maju ke medan perang bagaikan tugas seorang prajurit. Cage menolaknya mengingat dia tidak memiliki pengalaman berperang di medan laga. Namun apa kata Jenderal harus dituruti. Cage berusaha melarikan diri namun tembakan bius menggagalkan rencananya.
Begitu sadar, Cage sudah berada di halaman markas militer untuk diterjunkan keesokan harinya di medan perang. Pandangannya tertuju pada iklan seorang pahlawan wanita bernama Rita kemudian disambut oleh Sersan Farell. Dia berusaha menjelaskan siapa dirinya, identitas dan jabatannya sebagai perwira namun Sersan Farell pimpinan disitu tidak peduli dan menganggap bohong. Sesuai catatannya, Cage adalah seorang prajurit yang disertir atau melarikan diri dan tidak mau ikut perang. Akhirnya dia bergabung dengan pasukan J dengan menggunakan pakaian robot yang berat penuh dengan senjata-senjata. Sayangnya dia tidak mengerti cara menggunakannya. Pesawat yang ditumpangi sudah ditembak musuh lebih dulu sedangkan cara terjunnya tidak tahu. Maklum baru pertama kali ikut perang untunglah bisa mendarat dengan selamat.
Banyak teman-temannya yang tewas oleh Aliens yang disebut dengan Mimic itu. Bentuknya mirip gurita dengan banyak tentakel, gerakannya cepat dan bisa muncul dari dalam tanah. Cage mengalami kendala, cara menembakkan senjatapun tidak tahu. Disaat yang kritis oleh ancaman Mimic, dia mengambil bom dan mengarahkannya ke Mimic itu. Bom meledak dan darah mimic berhamburan ke wajahnya.
Tiba-tiba Cage terbangun di halaman markas militer lagi. Hal yang sama pernah terjadi sebelumnya kini terulang kembali. Iklan seorang pahlawan wanita, Sersan Farell, pasukan J, peperangan dan lain-lainnya semua sama. Cage bingung dengan apa yang terjadi. Dia berusaha menceritakan kepada teman-temannya namun tidak ada yang percaya bahkan mulutnya ditutup lakban agar tidak banyak bicara. Ketika Cage dalam perang tewas maka pengulangan kembali dimulai saat dia terbangun di halaman markas militer. Pada pengulangan berikutnya dia bertemu dengan wanita bernama Rita (Emily Blunt) yang pernah dilihatnya di iklan. Rita memberitahu untuk menemuinya ketika terbangun lagi.
Cage terbangun lagi di halaman markas militer dan kejadian yang sama juga terulang kembali. Dia berusaha mencari cara untuk menemui Rita dan ingin tahu apa yang sedang terjadi dengan dirinya. Tidak mudah untuk mencari dalam waktu singkat sehari sebelum peperangan. Namun upayanya berhasil untuk menemui Rita yang sedang latihan di tengah arena. Dia menjelaskan bahwa Rita yang ada dalam peperangan menyuruhnya untuk menemui Rita yang ada sekarang. Dia juga menceritakan bahwa peperangan itu adalah program bunuh diri yang sia-sia.
Rita menjelaskan bahwa semuanya ini karena Cage telah membunuh Mimic yang bernama Alpha, yang langka jenisnya dan berbeda dengan Mimic lainnya. Darah Alpha mengenai tubuh Cage sehingga mengkontaminasinya menjadi setengah Aliens. Alpha adalah tangan kanan Mimic yang bernama Omega yang merupakan otak dan kontrol dari semua Mimic yang ada. Karena Alpha telah tewas maka Omega menghidupkannya kembali dengan mereset waktu yang ada. Mengingat Cage adalah bagian dari Alpha maka begitu Cage tewas maka akan tereset kembali sehari sebelumnya.
Hal yang sama pernah dialami oleh Rita yang terkena darah Alpha dan mengalami pengulangan terus-menerus. Namun ketika darah habis karena luka yang mengalir atau mendapat transfusi darah dari orang lain maka efek setengah Aliensnya menjadi hilang dan tidak mengalami pengulangan lagi. Rita dibantu oleh Dr. Carter untuk menyelidiki tentang keberadaan Aliens dan bagaimana caranya mengalahkan mereka. Dr. Carter pernah membuat alat yang dapat mengetahui keberadaan Omega namun alat itu disita oleh Jenderal Brigham karena dianggap sakit jiwa. Satu-satunya cara untuk memenangkan peperangan adalah dengan membunuh Omega.
Cage mendapat penglihatan akan keberadaan Omega dan setelah diselidiki tempatnya yaitu sebuah dam di Jerman. Untuk menuju kesana bukanlah hal yang mudah karena banyak tantangan dan halangan. Setelah sampai disana ternyata hanyalah sebuah jebakan, bukannya Omega yang ditemukan melainkan Alpha dan Mimic lainnya. Mereka tidak mau membunuh Cage melainkan hanya melukainya sampai darahnya habis dengan harapan efek Aliensnya hilang karena kalau terbunuh maka akan tereset kembali. Cage berhasil mengatasi tantangan tersebut.
Cage dan Rita memutuskan untuk menceritakan rahasia mereka kepada Jenderal Brigham dengan harapan percaya dan menyerahkan alat milik Dr. Carter. Harapan tersebut akhirnya terpenuhi namun saat keluar gedung sudah banyak tentara yang mengepungnya. Mau tak mau keadaan harus direset ulang dengan cara Rita menembak Cage. Pada pengulangan berikutnya Cage dan Rita berhasil lolos menggunakan mobil dan memakai alat tersebut untuk mengetahui keberadaan Omega. Petunjuk mengarahkan ke bagian bawah Museum Louvre di Paris yang terbenam dengan air. Sayangnya mereka gagal melarikan diri dari kejaran tentara dan pingsan.
Cage terbangun di rumah sakit dalam keadaan terikat dan ditransfusi darah, suatu hal yang tidak diinginkannya saat ini. Rita berhasil membebaskannya namun efek Aliens sudah hilang sehingga tidak bisa melakukan pengulangan waktu lagi. Jadi kalau mati akan benar-benar mati dan tidak bisa menyelamatkan umat manusia dari serangan Aliens.
Cage dan Rita tidak putus asa mereka meminta bantuan dari pasukan J untuk menuju Paris. Pertarungan terjadi antara kedua belah pihak dan satu persatu pasukan J gugur. Sekarang hanya tinggal Cage dan Rita yang hidup. Rita memutuskan untuk menjadi pengalih perhatian Mimic dan Cage bertugas menyelam menemukan Omega. Rita menyusul gugur. Mimic memburu dan mengejar Cage dalam air. Cage tewas namun berhasil meledakkan Omega. Akibatnya semua Mimic yang ada berhasil mati. Tetapi darah Omega dalam air berhamburan menempel ke tubuh Cage. Cage terkontaminasi darah Aliens lagi.
Cage terbangun lagi tapi kali ini berada di Helikopter sebagai seorang perwira. Pengulangan kali ini berbeda dengan sebelumnya. Dia menemui Rita yang sedang latihan namun dia tidak menceritakan seperti sebelumnya. Dia hanya tersenyum saja.
Tom Cruise bermain dengan bagus dan mampu menunjukkan wajah yang ketakutan dan otot-otot diwajah yang muncul memperlihatkan kegalauan. Emily Blunt bermain biasa saja dan seharusnya bisa berbuat lebih bagus lagi.
Kekurangan film ini yaitu tidak begitu jelas sosok Aliens melakukan penembakan dan pengeboman dari mana, apakah mereka membawa senjata atau dari tentakelnya mengeluarkan tembakan. Juga dalam pengulangan perang apakah Cage selalu membunuh Alpha yang sama atau tidak karena bisa saja apa yang dilakukannya berubah. Karena diulang-ulang terus adegannya maka cukup membuat bosan juga karena ceritanya sendiri sebenarnya singkat. Adegan komedi terlalu dipaksakan seharusnya hal tersebut ditiadakan karena kesan tegang dan serius menjadi terputus.
Shanaz
Mei 30, 2014
New Google SEO
Bandung, Indonesia------------------------
Godzilla merupakan film produksi Toho Jepang dan pertama kali dibuat tahun 1954. Berbagai macam monster raksasa menjadi lawan bertarungnya. Hollywood memproduksi film Godzilla pada tahun 1998 dan menuai sukses walaupun sosoknya sendiri berbeda dengan aslinya. Sekarang dibuat lagi dengan mengadaptasi dari versi aslinya yaitu pertarungan dengan moster raksasa lainnya.
Cerita dimulai dari kedatangan Dr. Serizawa (Ken Watanabe) di Philipina yang diundang untuk menyelidiki runtuhnya bangunan pertambangan. Dalam lubang yang terjadi terlihat fosil tulang belulang raksasa yang sudah lama terpendam. Akhirnya diketahui bahwa ada sesuatu yang menyebabkan runtuh dan sesuatu itu akhirnya keluar menuju ke lautan lepas.
Cerita berikutnya menuju ke Jepang. Joe Brody (Bryan Branston) adalah seorang ayah yang bekerja di perusahaan listrik bertenaga nuklir di Janjira Jepang. Istrinya, Sandra, bekerja diperusahaan yang sama. Pada hari ulang tahun Joe dilaporkan adanya gempa bumi dan di saat yang sama istrinya sedang berada di area khusus. Area khusus itu mengalami kebocoran nuklir sehingga pintu harus ditutup. Joe mengalami dilema karena istrinya masih belum keluar. Di saat-saat yang kritis Joe harus mengambil keputusan untuk menutup pintu tersebut walaupun di balik pintu sang istri datang terlambat. Kesedihan tak bisa ditutupi oleh Joe. Kehancuran reaktor nuklir itu dapat dilihat oleh sang anak, Ford Brody yang berada di sekolah.
15 tahun kemudian, Ford (Aaron Taylor Johnson) kini sudah dewasa dan mempunyai istri serta seorang anak laki-laki. Bekerja sebagai militer dan saat ini sedang libur untuk bertemu dengan keluarganya yang tinggal di Amerika. Namun pada hari pertama liburannya sudah mendapat telepon dari kedutaan bahwa ayahnya telah ditangkap karena memasuki kawasan terlarang di Jepang. Terpaksa Ford berangkat ke Jepang untuk membebaskan ayahnya.
Joe meminta waktu beberapa saat untuk mendatangi kawasan terlarang yang tak lain rumahnya dulu untuk mengambil disket-disket lama yang tertinggal. Dia yakin dalam beberapa hari ini menemukan sinyal yang sama dengan kejadian gempa bumi yang dulu. Joe dan Ford menyelinap di rumahnya yang lama dan ternyata tidak ada radiasi nuklir seperti yang diberitakan selama ini. Mereka juga menemukan fakta bahwa telah dibangun reaktor nuklir baru. Jadi ada yang ditutup-tutupi oleh pemerintah dalam hal ini. Sayangnya mereka keburu tertangkap oleh pihak yang berwajib.
Mereka dibawa ke tempat rekator nuklir itu dan diinterogasi oleh pihak yang berwajib. Di saat yang sama Dr. Serizawa berada di tempat itu untuk suatu penyelidikan. Tak disangka-sangka nyaris terjadi gempa bumi seperti kejadian sebelumnya. Sebuah fosil besar yang berada ditengah area tiba-tiba mengeluarkan monster yang disebut dengan Muto. Muto berbentuk binatang raksasa berkaki enam mirip belalang, matanya berwarna merah dan mempunyai sayap untuk terbang dan bisa mengeluarkan EMP (Electro Magnetic Pulse) atau gelombang elektro magnetik. Sehingga listrik dan peralatan listrik menjadi terganggu. Akhirnya Muto berhasil kabur.
Joe terluka parah dan tidak bisa diselamatkan sedangkan Ford berusaha untuk membalas dendam kepada monster tersebut. Perburuan Muto dilakukan dan diketahui sedang melakukan komunikasi dengan Muto lainnya yang berada di tempat penyimpanan nuklir. Ternyata benar, di tempat tersebut Muto kedua telah pergi. Rupa-rupanya Muto ini mengkonsumsi nuklir sebagai makanannya sehingga mereka memanfaatkan reaktor nuklir atau gudang nuklir sebagai sumber makanan.
Muto pertama berjenis kelamin jantan dan Muto kedua adalah betina. Bedanya yang betina tidak mempunyai sayap. Mereka berkomunikasi untuk melakukan perkawinan dan diketahui bahwa sang betina sudah mengantungi telur-telur di perutnya. Akhirnya mereka berdua bertemu. Tiba-tiba muncul binatang raksasa ketiga yaitu Godzilla yang bentuknya mirip Dinosaurus yang berjalan dengan dua kaki dan memiliki ekor serta bisa menyemburkan sinar ultra violet dari mulutnya.
Godzilla bertarung melawan kedua Muto itu ditengah-tengah gedung-gedung yang tinggi. Pertarungan terjadi dengan kehancuran gedung-gedung di sekitarnya. Pada akhirnya Godzilla memenangkan pertarungan itu. Sempat pula telur-telur disimpan oleh Muto di suatu gedung dan untunglah bisa dibakar oleh Ford. Sempat juga akan di bom menggunakan bom nuklir manual oleh Ford namun tidak jadi.
Film ini tampil berbeda, bila film Godzilla sebelumnya menampilkan Godzilla sebagai antagonis maka dalam film ini sebagai protagonis atau gampangannya super hero. Setting pertarungan cenderung menganut gaya perfilman Jepang yaitu shooting dari jauh dengan menampilkan pertarungan di antara gedung-gedung tinggi yang statis.
Kelemahan dalam film ini adalah beberapa kali menyebut dengan kata Gojira dan teks terjemahan bahasa Indonesia juga menulis Gojira, tidak konsisten. Unsur drama yang dibangun oleh Joe dan kehilangan istrinya berakhir tanpa kesan dengan kematian Joe yang biasa. Padahal diawal-awal sudah bagus dan mengharukan. Teknik dan spesial efek terlihat biasa-biasa saja. Helikopter pada saat terbang terlihat jelas yaitu mainan bukan asli. Tidak jelas juga kejadian di Philipina penyebabnya adalah Muto atau Godzilla. Peran Dr. Serizawa tidak jelas dan hanya sebagai pelengkap saja padahal seharusnya bisa lebih dimanfaatkan lagi sosoknya.
Aaron Taylor Johnson kurang cocok memerankan sosoknya karena terlihat canggung dan tidak maksimal. Bryan Branston bermain cukup bagus dengan memancarkan mimik sedih dan putus asa. Unsur 3 Dimensi tidak berperan lebih karena kebanyakan gambarnya malam hari dan gelap. Sebagai tontonan bolehlah dianggap sebagai hiburan tapi bukan hiburan berbintang.
Shanaz Mei 28, 2014 New Google SEO Bandung, Indonesia













